Dewan Komisaris dan Direksi

Dewan Komisaris

Kristjan Kangro
Kristjan Kangro - Komisaris Utama PT Digital Micro Indonesia (Danabijak)

Kristjan Kangro sangat berpengalaman pada sektor keuangan dan bisnis. Ia mendirikan perusahaan pertamanya SockMe, perusahaan aksesoris elektronik dengan dukungan penuh dari Estonian Prime Minister dan Norwegian Crown Prince. Saat ini, Kristjan menjabat sebagai founder dan CEO Change, perusahaan investasi pertama di dunia yang berfokus pada challenger bank. Dengan latar belakang dan pengalaman yang kuat, Kristjan dipercaya menjadi komisaris Danabijak untuk dapat berkontribusi dalam memberikan masukan dan solusi keuangan di Indonesia.


Andar Perdana
Andar Perdana - Komisaris PT Digital Micro Indonesia (Danabijak)

Bapak Andar Perdana memiliki latar belakang hukum dan memiliki pengalaman di bidang jasa keuangan. Bapak Andar Perdana menjabat sebagai Komisaris Danabijak.


Dewan Direksi

Markus Prommik
Markus Prommik - Direktur Utama PT Digital Micro Indonesia (Danabijak)

Markus Prommik memiliki gelar Bachelor of Science (BSc) dan Ekonomi di Stockholm School of Economics di Riga dan mendalami Financial Management Service di City University of Hongkong. Dengan kemampuan dan pengalaman kerja yang mumpuni di bidang bisnis dan finansial, Markus dipercaya menjabat posisi Direktur Utama di Danabijak.


Asep Kurniawan
Asep Kurniawan - Direktur PT Digital Micro Indonesia (Danabijak)

Asep Kurniawan telah berpengalaman di industri keuangan selama lebih dari 15 tahun dengan menjabat posisi penting di berbagai bank ternama di Indonesia. Memiliki kemampuan yang kuat akan analisis keuangan dan manajemen risiko, Asep Kurniawan dipercaya menjadi Direktur Danabijak dengan harapan dapat berkontribusi dalam membangun model bisnis baru yang dapat menjadi salah satu solusi keuangan di Indonesia.


Mulailah sekarang menuju kesuksesan secara finansial

Dapatkan pinjaman sekarang


PERHATIAN:
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ("Pemanfaatan Data") pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial
  7. Penggunaloca harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masingmasing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PT Digital Micro Indonesia ("Danabijak") telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dengan Surat Tanda Bukti Terdaftar dari OJK Nomor S-381/NB.213/2018 tanggal 8 Juni 2018 sehingga pelaksanaan kegiatan usahanya diawasi secara ketat oleh OJK berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi

PT Digital Micro Indonesia (Danabijak) merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Berdiri sebagai perusahaan yang telah diatur oleh dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, Perusahaan menyediakan layanan interfacing sebagai penghubung pihak yang memberikan pinjaman dan pihak yang membutuhkan pinjaman meliputi pendanaan dari individu, organisasi, maupun badan hukum kepada individu atau badan hukum tertentu. Perusahaan tidak menyediakan segala bentuk saran atau rekomendasi pendanaan terkait pilihan-pilihan dalam situs ini.

Isi dan materi yang tersedia pada situs www.danabijak.com dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak dianggap sebagai sebuah penawaran, permohonan, undangan, saran, maupun rekomendasi untuk menginvestasikan sekuritas, produk pasar modal, atau jasa keuangan lainya. Perusahaan dalam memberikan jasanya hanya terbatas pada fungsi administratif.

Pendanaan dan pinjaman yang ditempatkan di rekening Danabijak adalah tidak dan tidak akan dianggap sebagai simpanan yang diselenggarakan oleh Perusahaan seperti diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan tentang Perbankan di Indonesia. Perusahaan atau setiap Direktur, Pegawai, Karyawan, Wakil, Afiliasi, atau Agen-Agennya tidak memiliki tanggung jawab terkait dengan setiap gangguan atau masalah yang terjadi atau yang dianggap terjadi yang disebabkan oleh minimnya persiapan atau publikasi dari materi yang tercantum pada situs Perusahaan.

Copyright 2017. © All rights reserved by PT Digital Micro Indonesia

  Menunggu